Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Mengapa Cincin Kawin Wajib Dipasang di Jari Manis?

INI bukan mitos atau dongeng loh. Ini punya alasan historis tentang mengapa cincin pernikahan selalu dan bahkan wajib dipasang di jari manis, 

Kok tidak di jari jempol atau jari lain saja? Sekali lagi ini Kenyataan. Kalau enggak percaya, coba buktikan sendiri. 

Ikuti langkah - langkah berikut ini:
  1. Gabungkan kedua telapak tangan Anda, kemudiankedua Jari Tengah ditekuk ke dalam sampai bertemu antara kanan dan kiri. 
  2. Kemudian 4 jari yang lain dipertemukan ujungnya. 
  3. Cobalah buka Ibu Jari Anda, Ibu Jari mewakili orang tua, Ibu Jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Demikian juga dengan orang tua kita, mereka pasti akan meninggalkan kita suatu hari nanti. 
  4. Tutup kembali Ibu Jari Anda, kemudian buka Jari Telunjuk Anda, Jari Telunjuk mewakili kakak dan adik Anda, mereka memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita. 
  5. Sekarang tutup kembali Jari Telunjuk Anda, buka Jari Kelingking, yang mewakili anak-anak. Cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita karena sekolah ke luar negeri, kerja ke luar kota, dan lain - lain. 
  6. Selanjutnya, tutup Jari Kelingking Anda, bukalah Jari Manis Anda, tempat dimana Anda menaruh cincin perkawinan Anda, pasti Anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. 

Mengapa? Karena jari manis mewakili suami istri, Cincin pernikahan dipasang di jari ini dengan harapan semoga seumur hidup, Anda dan pasangan Anda akan melekat satu sama lainnya. O

leh karena itu selama masih sempat, jangan sia - siakan dan jangan sakiti pasangan Anda, berlombalah utk membahagiakan pasangan Anda, baik dlm suka maupun duka... emo Dat non quod habet"
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter