Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Karakter Khas Generasi Y

William Strauss dan Neil Howe dalam buku "Generations: The History of America’s Future, 1584 to 2069 (1991) mencoba mendefinisikan generasi-generasi yang ada di Amerika.

Howe and Strauss menggunakan istilah Generasi Millenium bagi Generasi Y, karena mereka yakin bahwa anggota Generasi Y sangat tidak suka apabila mereka diasosiasikan dengan Generasi X.

Masih William Strauss dan Neil Howe, dalam buku yang lain, The Fourth Turning (1997) mendefinisikan Generasi Y sebagai generasi yang istimewa. Keduanya, berpendapat bahwa sejarah modern itu akan selalu berulang sendiri setiap 4 siklus sosial, yang setiap siklus kurang lebih memakan waktu 80 sampai 100 tahun.

Howe dan Straus meyakini ada beberapa siklus sosial itu selalu terjadi dengan urutan yang sama. 
  1. High - terjadi pada saat manusia melakukan ekspansi untuk menggantikan generasi yang sebelumnya. 
  2. Awakening - orang-orang pada masa ini lebih spiritual dari siklus sebelumnya, tapi mereka yang hidup di masa ini mempunyai kecenderungan untuk memberontak kepada segala sesuatu yang yang sudah dibuat mapan oleh generasi pertama.
  3. Unraveling - elemen individu dan pengelompokan mempengaruhi masyarakat sehingga timbul berbagai permasalahan yang kemudian memicu kebangkitan generasi keempat.
Lantas di mana letak Generasi Y? Generasi Y kerapa dikategorikan sebagai Hero. Generasi Y ini dibesarkan pada siklus Unraveling dengan proteksi yang lebih dari generasi sebelumnya. 

Ciri-ciri Generasi Y pada setiap tahap kehidupannya akan sangat berbeda (William Strauss dan Neil Howe, Millennials Rising: The Next Great Generation: 2000).
  1. Pada saat muda, Generasi Y ini sangat tergantung pada kerja sama kelompok. 
  2. Pada saat mereka mulai dewasa mereka akan berubah menjadi orang-orang yang akan lebih bersemangat apabila bekerja secara berkelompok terutama di saat-saat krisis.
  3. Pada saat paruh baya, mereka akan semakin energetik, berani mengambil keputusan dan kebanyakan mereka mampu menjadi pemimpin yang kuat. 
  4. Pada saat mereka tua, mereka akan menjadi sebagai sekelompok orang tua yang mampu memberikan kotribusi dan kritikan kepada masyarakat.

Secara umum, mereka adalah anak muda yang :
(1) Selalu ingin coba-coba 
Memiliki rasa penasaran yang tinggi, kendati tak fokus dan suka lompat-lompat.

(2) Kerja enggak pernah awet di satu tempat
Di dunia kerja mereka suka pindah perusahaan karena perusahaan menuntut mereka bekerja lebih dari 12 jam, sehingga mereka merasa tidak diberi kesempatan untuk membangun kehidupan keluarga atau sosial lainnya. 

Tak jarang juga mereka memutuskan pindah ke perusahaan dengan imbal jasa yang lebih kecil hanya karena ingin mempunyai waktu yang lebih banyak buat keluarga.  

Banyak di antara mereka yang sudah membuat rencana apa saja yang mereka inginkan pada saat mereka baru berumur 20-an.  Namun definisi mereka tentang ‘wealth’ (kejayaan, kemahsyuran) bukan mengacu kepada kekayaan material saja. Buat mereka hubungan keluarga dan pertemanan juga dianggap sebagai bagian dari ‘wealth’ yang diinginkan.

(3) Terlalu peduli soal teknologi terbaru
Generasi Y sangat terbuka pola komunikasinya dibandingkan generasi-generasi sebelumnya. Pada umumnya mereka pengguna media sosial yang fanatik dan kehidupannya sangat terpengaruh dengan perkembangan teknologi.

Jeleknya, Generasi Y ini terkesan
  1. tak merasa bersyukur, 
  2. egosentris, 
  3. individualisme yang sangat tinggi, dan 
  4. gampang bosan. 
Secara politis, Generasi Y juga cenderung tak mau terlalu ambil pusing, meski mereka pada umumnya mempunyai toleransi yang tinggi.

Ya, mereka tampak lebih terbuka dengan pandangan politik dan ekonomi, sehingga mereka terlihat sangat reaktif terhadap perubahan lingkungan yang terjadi di sekelilingnya.


Selengkapnya : 1 | 2 | 3

Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter