Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Liturgi Sabda (4)

Liturgi Sabda
Foro: Pope Francis Homily
Peran Sabda Dalam Gereja

Perhatikan ringkasan dari Dei Verbum (DV) No. 21 berikut:
  • Kitab-kitab ilahi dihormati oleh Gereja, terutama dalam liturgi suci. Tiada hentinya menyambut roti kehidupan dari meja sabda Allah. Kitab-kitab itu bersama dengan Tradisi Suci dipandang sebagai norma iman yang tertinggi.
  • Sebab Kitab-kitab itu diilhami oleh Allah sekali untuk selamanya telah dituliskan, serta tanpa perubahan manan pun menyampaikan sabda Allah sendiri, juga mendengarkan suara Roh Kudus dalam sabda para Nabi, para Rasul.
  • Karena itu, semua pewartaan dalam Gereja juga agama Kristiani sendiri harus dipupuk dan diatur oleh Kitab Suci. Sebab dalam Kitab-kitab suci Bapa yang ada di surga penuh cinta kasih menjumpai para putraNya dan berwawancara dengan mereka. Ada pun sedemikian besarlah daya dan kekuatan sabda Allah, sehingga bagi Gereja merupakan tumpuan serta dan kekuatan.
Bagi putra-putri Gereja Sabda menjadi kekuatan iman, santapan jiwa, sumber jernih dan kekal hidup rohani. Oleh karena itu, bagi Kitab suci berlakulah secara istimewa kata-kata ini: ” Sabda Allah penuh kehidupan dan kekuatan”

Kutipan dari DV 21 dengan jelas menyatakan bahwa Kitab Suci memiliki peranan dan kedudukan yang amat penting dalam Gereja.

Bersama-sama dengan Tradisi Gereja, Kitab Suci menjadi norma iman yang tertinggi. Seluruh pewartaan dan hidup Gereja harus selalu dikontrol dan dinilai dari Kitab Suci sebab dalam Kitab Suci tertulis seluruh wahyu Allah.

Maka konstitusi liturgi menyebut bahwa pewartaan Gereja bersumber pada Kitab Suci (SC 35). Bacaan-bacaan Kitab Suci itu merupakan ousat dan puncak perayaan liturgi sabda.

Menurut tradisi liturgis, bacaan-bacaan Kitab Suci tidak pernah diganti dengan bacaan lain, meskipun Bacaan I tu amat bermutu secara teologis. Lanjut Baca!


lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter