Entri yang Diunggulkan

Kita Sedang Memproduksi Diri Kita Sendiri

Sejalan dengan Michel Foucault, di dunia postmodern, orang tak ingin menemukan dirinya sendiri, rahasia-rahasianya dan kebenarannya yang tersembunyi. Orang justru merasa diwajibkan untuk menciptakan dirinya sendiri. Melalui kemajuan teknologi transportasi dan komunikasi, relasi antar manusia semakin…

5 Hal yang dituntut oleh Perubahan

5 Hal yang dituntut oleh Perubahan
Perubahan menuntut adanya 5 hal sekaligus, yakni
  1. Vision : visi tentang masa depan 
  2. Skills : ketrampilan untuk mampu melakukan tuntutan-tuntutan baru. Ketrampilan ini harus dipelihara, ditambahkan dan dikembangkan 
  3. Incentives : insentif yang memadai, baik langsung maupun tidak langsung, cash maupun non cash, individual (berdasarkan kinerja perorangan) maupun kelompok (berdasarkan kinerja kelompok atau unit kerja) 
  4. Resources: sumber daya yang memudahkan ruang gerak dan pertumbuhan 
  5. Action Plan: rencan tindak adalah bukan sekedar rencana, melainkan sebuah rangkaian tindakan yang diintegrasikan dalam langkah-langkah yang spesifik dan terencana, tertulis dan dimengerti oleh semua pelaku yang terlibat. 
Konsekuensinya adalah:
  1. Perubahan tanpa Visi akan melahirkan kekacauan (confusion) 
  2. Perubahan tanpa Skills akan melahirkan kecemasan (anxiety) 
  3. Perubahan tanpa Incentives akan melahirkan penolakan (resistance) 
  4. Perubahan tanpa Resources akan melahirkan frustasi (frustation) 
  5. Perubahan tanpa Action Plan akan melahirkan kegagalan (fail) 
Pemimpin tanpa Visi adalah pemimpin yang reaktif, sebab ia bisa bekerja cepat merespons semua tindakan, tetapi hasilnya tidak efektif. Ia hanya berorientasi pada segala hal yang kasat mata yaitu “here” and “now”.

Celakanya, orang-orang bodoh hanya mampu menilai yang kasat mata saja. Demikian juga bila Anda gagal membuat rencana yang action oriented, maka Anda merencanakan kegagalan.

Hanya "Di tangan seorang master (lah) setiap belenggu dibebaskan dan keluarlah aura keindahan. Dari batu cadas (akan) muncul patung yang indah" (Picaso).  Untuk itu "Kita tak cukup memahami dunia, melainkan juga harus mengubahnya. Tapi bisakah kita mengubahnya, bila kita tak cukup memahaminya?" (Goenawan Mohammad).

Maka, demi perubahan kita harus berani mencari solusi atas ".....munculnya mutilasi kesadaran kelas primitif dalam bentuk: kepercayaan, jimat, kesaktian, ramalan-ramalan, kepanikan-kepanikan, desas-desus, kecemburuan dan hal-hal yang tidak rasional lainnya." (Ongkoham).


Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter