Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Metode Pengajaran Yesus

Ilustrasi: Yesus dan Karyanya
Metode [meta: di atas; odos: jalan] berarti cara, strategi untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien; Sebuah proses, prosedur Merupakan keterampilan (skill) dapat dilatihkan. Pertanyaannya adalah bagaimana membuat Nilai-nilai kekristenan (kasih) menjadi budi pekerti peserta didik? Berikut ini saya coba paparkan metode pendidikan atau pengajaran Yesus. Tentu kita bisa membacanya di Kitab Suci, sebagai acuan untuk mempraktikannya.


Yesus Kristus (0-33 thn): Model Pendidikan Nilai

Yesus selalu siap memberi bantuan pada saat dibutuhkan (cf. Mat 8: kisah penyembuhan orang lumpuh dan sakit); menerima tanpa syarat (Yesus menerima pendosa, sakit, lumpuh, kaya dan miskin; juga menerima orang lain apa adanya - dengan kekurangan dan kelebihannya); mengubah seluruh hidup orang yang ditemuiNya (cf. Pengalaman iman Zakheus); menyemangati, memotivasi, membuat yang lumpuh mampu berjalan; serta membuat orang sadar kemudaiahn mengubah hidupnya


Model Penanaman Nilai Menurut Yesus

Yesus mengajarkan nilai melalui: pengalaman langsung, kasih penerimaan refleksi, keheningan, keteladanan. ia juga mengajarkan kepada kita bahwa nilai tidak pernah dapat diajarkan hanya dengan kata-kata (pengajaran). Kiranya inilah yang bisa yang bisa kita petik dari model penanaman nilai versi Yesus Kristus:

  1. Setiap pengajaran kita harus didasarkan pada pengalaman kasih. Maka, pelajaran Agama di sekolah, kampus, gereja, dll. bukan hanya soal memperdalam teori mengenai “Kerajaan Allah” tetapi menghadirkan “pengalaman berada dalam Kerajaan Allah” itu sendiri.
  2. Pengalaman kasih yang dialami oleh seseorang merupakan kekuatan yang dapat membawa perubahan dalam seluruh kehidupannya.Agar penanaman nilai berlangsung, Anda perlu mengolah atmosfer kelas terlebih dahulu.
Kualitas Seorang Guru (1 Kor 13, 4-8): Mampu mendengar aktif: selalu belajar mendengar. Sebab orang yang penuh kasih itu: [a] Sabar: bukan orang yang suka marah, rendah hati: tidak sombong (cf. Maria: Aku ini hanya sarana… fiat voluntas Tua).


Lusius Sinurat
(Tulisan ini merupakan resume materi Pembelajaran Model Yesus untuk mahasiswa/i AMIK MBP pada acara PMB di Taman Jubileum GBKP, Suka Makmur, Bandar Baru, 12-13 Oktober 2009)
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter