Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Mata, Mata-mata dan Kacamata

Mata, Mata-mata dan Kacamata
Huruf-huruf di monitor ini
seakan tak mau peduli
betapa mata punya batasan mengawasi
setiap digit yang dihasilkan oleh jemari.

Monitor ini seperti obyek yang membiarkan diri dipelototi
mungkin ia pikir bahwa dia adalah mata-mata beraliran kiri,
hingga bagi monitor ini
melepas kaca-mata berarti kehilangan alibi,
atau justru dihantui rasa takut membiarkan tawanan akan pergi

Sang bijak pernah berkata:
"Bila saudaramu berbuat salah,
bicaralah dengannya empat mata,
dan kalau dia tidak mengakui kesalahannya,
engkau bisa memanggil saksi yang membuatnya bicara..."

Instruksi ini sekaan tak berlaku bagi mereka yang berkacamata
karena mereka sendiri sudah memiliki empat mata.

Mata adalah gerbang raga,
berikut pintu masuk menuju jiwa.

Mata tak hanya untuk melihat yang ada,
tetapi juga melihat yang tidak ada,
sama seperti orang dengan profesi mata-mata

Mata memang jendela jiwa,
namun mata juga pengawas raga,
atau malah mata hanya alas untuk kacamata

Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter