Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Kekuasaan versus Kewajiban


Seorang bapak, sebut saja namanya Pak Sembelit Simanungkalit pernah mengkritik pastor di Parokinya karena setiap kegiatan paroki selalu harus terlebih dahulu menunggu izin dari si pastor paroki bersangkutan.

Hal ini sangat berbahaya bila yang dilakukan pastor-pastor lain adalah pelayanan sakramen tobat dan sakramen perminyakan. 

Menunggu terlalu lama orang yang ingin bertobat untuk dilayani toh sama saja dengan menambah dosa orang bersangkutan, karena ia akan melihat berkat Tuhan itu sangat mahal. Sementara si orang sakit yang membutuhkan penyembuhan sudah keburu mati.


Ada banyak hal dalam hidup kita yang harus dilakukan "di luar aturan-aturan sakti, termasuk tata hidup yang dibuat dan disepakatai bersama, terutama bila tindakan yang akan kita lakukan itu urgent, atau menyangkut hidup-mati nya orang lain. 

Di titik ini tindakan moral jauh lebih mumpuni daripada sekedar aturan baku.

Pak Simanungkalit tadi bertutur tentang pengalamannya mengurus "surat tidak mampu" ke kantor lurah stempat. Ia butuh surat sakti itu demi meringankan biaya sekolah anaknya di SMA Negeri favorit di tempatnya. 

Hampir 10 kali ia bolak-balik ke kantor lurah hanya untuk sebuah tandatangan yang dibutuhkan. Ia miskin. Jarak rumahnya ke kantor Lurah sangat jauh. Butuh ongkos, minimal Rp 5,000,- PP. 

Si Lurah pasti lebih kaya dibanding pak Simanungkalit. Tapi karena ia merasa orang penting.. pejabat lagi... ia selalu mempunya alasan sibuk berkampanye untuk cabup-wacabup incumbent di daerah ia berkarya. Bahkan menurut sekretaris lurah, sang Lurah terkadang pergi entah ke mana. 

"Sangat tidak jelas," celetuk Pak Simanungkalit. 
"Kenapa sih Pak Lurah tidak mendelegasikan tugas-tugas lain aja dan mengutamakan pekerjaannya sebagai lurah?" imbuh Simanungkalit kesal.

Begiutlah realitas. Banyak orang menganggap dirinya paling berkuasa. Ia harus nomor satu, bahkan ketika pola kerja dan tindak-tanduknya sekelah karyawan. 

Di kepala orang jenis ini, tak ada istilah "pendelegasian" tugas. Siapapun dari stakeholdera yang terlibat bekerjasama dengannya tak perlu tahu apa yang ia (sedang/akan) lakukan, apalagi itu tugas pencitraan. 

Tandatangan proyek besar akan dirampasnya, tapi tandatangan surat miskin akan dilantarkannya. Rasa takut akan ditelikung ditengah jalan dan ia jadikan sebagai awal mula penurunan harga diri baginya. 

Banyak pemimpin di negeri ini yang lebih senang menunggu antrian proposal untuk ditandatangani daripada mengerjakan setumpuk pekerjaan lain yang menunggunya, apalgi memberi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkannya.
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter