Entri yang Diunggulkan

Kita Sedang Memproduksi Diri Kita Sendiri

Sejalan dengan Michel Foucault, di dunia postmodern, orang tak ingin menemukan dirinya sendiri, rahasia-rahasianya dan kebenarannya yang tersembunyi. Orang justru merasa diwajibkan untuk menciptakan dirinya sendiri. Melalui kemajuan teknologi transportasi dan komunikasi, relasi antar manusia semakin…

Agama: Ibu Kandung Para Sales MLM dan Agen Asuransi

Agama: Ibu Kandung Para Sales MLM dan Agen Asuransi
ilustrasi : Cover Album "Believe" JKT48
Siapapun yang beragama tak mungkin membenci para sales multi lavel marketing (MLM), sales atau agen asuransi dan pekerja bisnis sejenisnya. 

Bagaimana tidak, profesi salesmen atau agen itu justru lahir dan bermula dari agama, tepatnya dari cara agama merekrut anggota baru mereka.

Maka, di satu sisi para sales atau agen produk tertentu itu adalah misionaris atau mubalik yang kerjanya menyeebarkan syiar agama.

Sebagaimana tim rekrutmen agama yang merekrut umat baru, demikian juga para sales atau agen produk tertentu bertugas dan bertangggung jawab mencari anggota baru, "merawat dan mendampingi mereka hingga kelak akan memberi keuntungan bagi diri sendiri dan kelompoknya.

Ringkasnya, segala bentuk pemasaran itu bersumber dari agama, mulai dari cara merekrut anggota baru, merawat dan melindungi anggota lama, bahkan memberi peluang yang lebih besar kepada anggota paling lama dibanding anggota rekrutan baru.

Tak berhenti di situ. Sebagaimana para pemasar produk yang paling banyak merkerut anggota baru akan diberi penghargaan, demikian juga para missionaris atau mubalik yang paling banyak "membaptis" atau "memualafkan" orang lain akan dipandang sebagai orang suci bahkan diperlakukan sebagai nabi atau rasul Allah.

Agar sampai pada cita-cita di atas (baca: menjadi orang hebat, suci dan menjadi orang paling berjasa di agamanya), para mubalik atau misionaris tadi pun merekrut anggota dengan cara yang kurang lebih sama, mulai dari cara yang halus dan normal hingga cara paling kasar.

Cari paling halus misalnya melalui bantuan-bantuan sosial, pendidikan, bahkan yang paling hebat adalah memberi teladan tanpa mengajak cara menekan minoritas di lingkungan sekitar. 

Sementara cara paling kasar dan brutal adalah dengan menghamili lalu mengawini perempuan dari agama minoritasi, memerangi dan memaksa warga masyarakat yang kalah perang untuk memeluk agama sang imperialis.

Kenyataannya cara-cara seperti ini bahkan telah berlangsung berabad-abad.


Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter