Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Politik Jonaha: Kreativitas yang Mubajir

Politik Jonaha: Kreativitas yang Mubajir
Tak tertahankan juga untuk tidak mengomentari Pilkada Sumut, yang semakin hari semakin mempertontonkan keganjilannya yang bodoh. 

Saya menyebutnya "politik ala Jonaha", yang menggelinding lewat tindakan tipu-tipu bergaya tolol dari pendukung dan relawan yang telah diindoktrin oleh sang majikan untuk rela mati demi dia.

Secara kebetulan saya teringat hikayat kuno orang Batak tentang Kisah Si JONAHA. Jonaha adalah seorang anak yang sejak kecil telah yatim-piatu. Ia pun “terpaksa” diasuh Tulang (paman)-nya. "Terpaksa", karena Tulangnya yang doyan berjudi itu merasa tak sanggup mendidik Jonaha yang menurutnya terlalu lugu, bodoh, lamban, walaupun terkadang terlihat jenaka.

Berikut ini kisah lugu, jenaka dan tolol dari Jonaha yang hari-hari ini juga seakan dihidup oleh sejumlah timses dan relawan Cagub Sumut.

Kreativitas yang Mubajir

Suatu malam Tulangnya minta dibangunkan esok paginya. Jonaha melakukan perintah Tulangnya dengan sangat baik. Hanya saja, saat membangunkan Tulang-nya, ia malah menirukan suara ayam berkokok. 

*****

Ini persis seperti tingkah para warganet yang memproklamirkan dirinya sebagai relawan atau pendukung setia pasangan calon gubernur tertentu. Kebanyakan dari mereka menekspresikan dukungannya lewat berbagai postingan di media sosial. Memang itu tugas mereka.

Sayangnya mereka seringkali tak mengenal dengan sungguh siapa jagoannya. Akibatnya postingan mereka seringkali mencelakakan jagoannya sendiri. Bagaimana tidak, kalimat-kalimat hiperbolis yang mereka posting untuk menggambarkan profil jagoannya justru membuat warganet lain justru menjadi antipati.

Tak hanya itu, kebiasaan mengumbar sesuatu tanpa bukti dan fakta-fakta kerapkali membuat si jagoan yang didukung marah. Hanya saja, karena ini media sosial, sang jagoan tak pernah mampu mengontrol mereka sepenuhnya.

Selanjutnya: Politik Jonaha: Abai Pada Misi dan Visi Paslon
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter