Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Tak Ada Kepastian Kecuali Lahir dan Mati

Tak Ada Kepastian Kecuali Lahir dan Mati
Tatkala hempasan ombak mengombang-ambing bahtera
apakah tsunami lantas akan meluluhlantakkan bumi?
mari kita tanya nabi Nuh, sang nahkoda bahtera
Tatkala kabut menyelimuti angkasa apakah hujan pasti turun?
mari kita tanya bangsa Israel di era Musa
yang melewati di padang gurun di bawah kabut di angkasa

Tatkala Lahar membara keluar dari perut
Merapi apakah sungguh akan terjadi letusan dahsyat?
Mungkin bisa kita tanya mbah Marijan
yang merasa telah “menjinakkan” sang Merapi
kendati akhirnya ia mati karena api dari gunung Merapi

Namun, jauh sebelum semuanya ini terbukti tatkala letusan
Merapi tak terjadi, mengapa gempa bumi seakan menjadi solusi?

Mari kita tanya mereka yang ditimpa gempa Jogja
Dulu dan kini tanda-tanda menjadi berbeda tak lagi ada kepastian di semesta

Hari-hari ini kita 
—bersama para seismograf dan geofisikawan—
bahkan tak bisa meprediksi datangnya bencana alam
maka jangan tanyakeun kenapa…
semesta murka dan menebar angkara
menelan simbol-simbol dan pesona kedigdayaan manusia
menafikan segala jerih payah kita merenggut jiwa-jiwa tak berdosa

Hari ini Gempa Yogya
seakan menjadi bukti bahwa kepastian dari tanda-tanda alam makin langka
nyaris tak terjangkau kendati kepastian dari dua “orang pintar”: Mbah Marijan bahwa

Merapi tak akan meletus mungkin saja sudah sempat mewarnai pikiran kita
kendati pada akhirnya kita tahu: baik “orang pintar” maupun “orang pandai”
tak pernah memberi jawaban pasti mengenai kepastian itu sendiri

Hari ini semesta seakan menyadarkan kita
bahwa kepastian tak mungkin kita raih
karena dia misteri abadi yang tak terselami
kepastian itu itu milik Sang Abadi,
yang hanya diketahui Bapa sendiri

Inilah pernyataan resmi yang pernah kudengar tentang hal itu:
“Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu,
malaikat-malaikat di sorga tidak,
dan Anakpun tidak, Hanya Bapa sendiri."

Kalau begitu tidak ada yang pasti !


Mandrehe, medio 2006

Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter