iCnHAQF62br424F1oK8RwyEkyucx21kDoKaV2DdH

Musik dan Lagu Liturgi (Part 3)

Musik dan Lagu Liturgi

Teknik Dirigen Umum

01. Aba-aba
i. Penting karena memperlihatkan irama sebagai dasar musik.
ii. Ekspresi dari lagu yang dibawakan.
iii. Maka, aba-aba harus jelas dan sederhana.
02. Aba-aba dan Tata Gestural
i. Badan harus rileks.
ii. Bagian atas badan harus tenang.
iii. Pandangan mata harus menyeluruh ke anggota koor/umat: tidak terpaku pada teks.
iv. Lengan sampai jari-jari harus fleksibel dna ringan.
v. Gerakan tangan biasanya antara mata sampai perut.
03. Aba-aba dan tahapannya

i. Sikap siap
  • Dirigen harus konsentrasi pada musik danlagu yang akan dibawakan.
  • Dirigen harus menguasai sikap badai (lih. Point 02 di atas).
  • Dirigen harus memaksa para anggota untuk memperhatikan dirinya.
ii. Saat mulai (in setting)
  • Biasanya dimulai dengan intro, kecuali lagu a capella (tanpa iringan).
  • Pandangan mata menyeluruh kepada anggota/jemaat secara menyeluruh.
  • Melakukan suatu gerakan pendahuluan (satu ketuk sebelumnya) untuk menjelaskan tempo, dinamika, dan interpretasi lagu.
iii. Saat mengakhiri lagu
  • Konsentrasi dirigen tidak boleh menurun sebelum lagu benar-benar selesai.
  • Gerakan tangan harus jelas sampai lagu selesai.
  • Biasanya lagu diakhirni dengan ritardando (diperlambat), namun ada lagu yang tanpa ritardando.
  • Gerakan atau kode tangan terakhir biasanya melingkar / ditarik ke dalam, atau dengan impulse (dengan sedikit hentakan).
04. Aba-aba dan Tanda Birama (yang umum dipakai di paduan suara)
i. Menurut biarama : 2/2; 2/4; 3/4; 4/4; 6/8
ii. Aba-aba resitatif
  • Merupakan kelompok nada, biasanya terdiri dari 2 atau 3 nada . 
  • Satu kelompok nada mendapat satu pukulan. 
  • Todak semua pukulan sama panajang. 
  • Contoh lagu: Bapa Kami (gregorian)
    1   2   3  3   3      3 3   2   3   1 0 1   2   3 5 5    5    5  6 5  3
    Bapa kami yang a-da di surga,  di- muliakan lah na- ma-Mu
    05. Dinamika dan Tempo: 
    Tanda-tanda penting dalam musik (yang umum dipakai di paduan suara). Lanjut Baca!


    2 komentar

    Saat menuliskan komentar, tetaplah menggunakan bahasa yang baik, sopan dan sebisa mungkin sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik. Please jangan mencantumkan link / tautan ya. Terimakasih.