9 Langkah Penting Agar Seorang Misdinar Sukses Melayani Altar

9 Langkah Penting Agar Seorang Misdinar Sukses Melayani Altar
1. Memiliki impian besar
  • Yesus: mendirikan kerajaan Allah didunia
  • St. Tarcisius: menyelamatkan tubuh kristus
  • misdinar: membantu imam “menjaga” tubuh kristus
2. Menetapkan tujuan besar
  • Yesus menyelamatkan umat manusia
  • St. Tarcisius: menyampaikan Husti suci kepada yang membutuhkan
  • Misdinar: menjadi pelayan yang baik bagi imam dan umat
3. Mempunyai rasa lapar
  • Yesus: tak gentar kepada orang-orang Fansi dan Saduki dalam memeratakan kerajaan Allah. Bahkan Tauratpun berani Ia “langgar” demi cinta kasih
  • St. Tarcisius: demi perutusannya Ia rela dibunuh teman-temanNya sendiri – asal Yesus aman
  • Misdinar: dalam setiap tugas ia harus makin meyerupai St. Tarcisius yang semakin dekat dengan Yesus
4. Berfokus pada tujuan jangka panjang
  • Yesus: memilih para murid dan rasul demi meneruskan misiNya: mendirikan kerajaan Allah
  • St. Tarcisius: tak mau mengecewakan Yesus (imam)
  • Misdinar: semakin menjadi seorang katolik sejati yang setia kepada Yesus
5. Belajar berbagai (ilmu) pengetahuan
  • Yesus: sejak 12 tahun Ia banyak belajar KS dan Taurat
  • St. Tarcisius: belajar tentang iman katolik dari seorang imam
  • Misdinar: banyak belajar dari teladan hidup orang-orang Kudus
6. Bangga pada kemampuan sendiri, khususnya dalam mencari solusi kreatif
  • Yesus: menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat dengan caranya sendiri, bahkan ketika cara tersebut dianggap orang Farisi dan Saduki telah melawan hukum Taurat
  • St. Tarcisius: rela tidak ikut bermain demi tugasnya menghantar tubuh kristus se sebuah penjara
  • Misdinar: rela meninggalkan kesenangan-kesenangan hobi yang ia sukai pada hari minggu demi tugas di Altar
7. Bergairah pada pekerjaan
  • Yesus: Ia selalu berkeliling ke kota dan desa demi tugas perutusanNya
  • St. Tarcisius: Ia rela berjalan kaki dan tak mau tergoda demi tugasnya dan ia sangat antusias menjalaniNya
  • Misdinar: dengan semangat tinggi, seorang misdinar rela bangun lebih awal dari teman-teman sebayanya dihari Minggu
8. Jangan pernah mau ditolak
  • Yesus: Ia di tolak di Nazaret, tapi tidak takut
  • St. Tarcisius: Ia diganggu teman-temanya, tapi tak gentar termasuk saat teman-temannya menolaknya sebagai sahabat
  • Misdinar: punya semangat juang tinggi. Ia tidak sontoloyo dan plin plan. Ia tegar disat teman-temannya menjauh, dst.
9. Percaya pada naluri diri sendiri
  • Yesus: saat Ia makan dirumah Zakheus, Ia yakin bahwa Zhakeus akan bertobat
  • St. Tarcisius: Ia yakin bahwa yang Ia bela adalah Yesus yang imani
  • Misdinar: tidak hanya mengandalkan otak dan perasaan, tapi juga nalurinya dalam tugasnya sebagai seorang misdinar. Ingat, kadang-kadang seorang misdinar suka diledekin teman-teman sebayanya dengan kalimat “sok suci”, “anak Tuhan”, dst.


II. Cara Meraihnya

dibutuhkan dua kualitas besar berikut:

1. Gigih
  • tak pernah menyerah
  • bersedia ditolak
  • berani menampik orang yang meminta bantuan
  • berani menerobos
  • mau menghadapi masalah sulit
  • mau emngatasi kemunduran
2. Gairah
  • temukan gairah Anda
  • jadilah pelaku, bukan pemimpi
  • anggun dibawah tekanan
  • lakukan apa yang terasa baik
  • belajar dari kesalahan Anda
  • rumuskan pengetahuan Anda
  • jangan pernah menyerah
  • berani mengambil tindakan

To Be the BEST

  1. Fill I am the Best
  2. Prepare for the best
  3. Do the Best
  4. Do  for the Best
  5. Learn to the Best

lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter