Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Spiritualitas Misdinar

Terminologi

Terminologi "Misdinar" berasal Jerman, "Messdiener" yang berarti PELAYAN KUDUS; atau dalam bahasa Inggris biasa digunakan istilah "altar servers" (Pelayan altar) atau "boys and girls to service at the altar".

Lalu, siapa saja sih yang boleh menjadi Misdinar? Syarat utama ialah mereka (anak-anak) yang sudah menerima baptis dan komuni pertama, dengan usia antara 9 - 18 tahun.

Namun, dalam situasi tertentu, tidak tertutup kemungkinan bagi mereka yang sudah diatas SMA, dan sejak tahun 2001 (pada tahun 2001 Tahta Suci menyampaikan bahwa setiap uskup sebagai promotor liturgi di keuskupannya memiliki wewenang untuk memberikan izin adanya misdinar putri atau putri altar), keanggotaan misdinar juga tidak tertutup bagi putri atau perempuan.

Tentu pengecualian ini selalu diletakkan berdasarkan situasi di tempat pastoral. Misalnya, jangan-jangan umat merasa terganggu apabila misdinarnya seorang mahasiswi (putri altar), atau misdinar (putra Altar) malah lebih tinggi dari pastornya, atau anak laki yang memelihara jambang dan rambut gondrong (hingga umat merasa risih dan resah), dst.

Pelayan Altar dan Pelayan Misa


Jadi, Misdinar itu seorang pelayan, yakni pelayan Misa (Perayaan Ekaristi). Dalam prakteknya, misdinar bahkan menjadi pelayan bukan saja dalam Misa tapi juga dalam berbagai perayaan liturgi dan ibadat yang tidak selalu Misa.

Pelayan Gereja dan Pelayan Tuhan


Sebagaimana saya singgung di atas, menjadi Misdinar berarti menjadi anak-anak yang melayani altar. Dalam simbolik liturgi Gereja, altar itu melambangkan TUHAN YESUS KRISTUS. Pada saat Misa Kudus, Yesus Kristus hadir secara istimewa di atas altar dalam rupa roti dan anggur. Dan kita terima dalam Komuni suci. Maka, ketika menjadi Misdinar (Putra-putri Altar), sama saja kita menjadi pelayan Yesus Kristus, tepatnya Pelayan Tuhan. Sebagai orang Katolik, tentu kita tahu dan sadar bahwa Liturgi Gereja menuntut partisipasi secara penuh, sadar, dan aktif dari seluruh umatnya. Sebab, Gereja tidak menghendaki adanya one man show (pertunjukan seorang pastor saja). Nah, sebagai misdinar, kita dituntur untuk menjalankan amanat Gereja (terlibat aktif dalam liturgi Gereja) di atas lewat peran kita sebagai Pelayan Altar. Lewat peran itu kita sudah menjadi seorang katolik yang aktif dan ikut berperan dalam berbagai tugas dan tanggungjawab Gereja. 




Spiritualitas Pelayanan Misdinar

Seorang misdinar harus sadar bahwa dirinya seorang PELAYAN. Pelayan dalam pengertian ajaran Gereja ialah: "orang yang melayani Tuhan dan umat-Nya", atau "serorang hamba Tuhanyang hidupnya diabadikan seluruhnya bagi sabdaNya dan karyaNya di tengah umat.

Konsekuensinya, kalau disebut misdinar, mereka adalah pelayan Tuhan yang hidupnya mesti sesuai dengan Sabda Tuhan dan Sakramen-sakramen yang kita rayakan. Itu berarti seorang misdinar mesti rajin membaca Kitab Suci, suka mengikuti Misa Kudus entah sedang bertugas atau tidak, mengaku dosa dalam penerimaan sakramen tobat, dan pada saatnya menerima Krisma.

Dengan kata lain, seorang Misdinar harus sadar “SIAPA DAN APA YANG DILAYANINYA?” Di atas sudah sya sebut bahwa kita adalah Pelayan Altar, tempat yang melambangkan kehadiran Tuhan Yesus di tengah-tengah kita. Jadi, yang pertama-tama kita layani adalah Tuhan Yesus sendiri. secara lahiriah atau kelihatan, kita melayani seorang Imam atau pastor.

Barangkali kita tidak suka pastornya karena pastor itu galak. Tetapi pertama-tama yang dilihat adalah Yesus Kristus yang dihadirkan dalam Misa Kudus.



Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter