Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Allah Tahu Apa Yang Kita Butuhkan

Bacaan I: Yes 55:10-11
Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Injil: Mat 6:7-15
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian:
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnyadan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Renungan
Saya memiliki sahabat cilik yang masih duduk di bangku kelas 3 SD. Hampir setiap kali permohonannya tidak dikabulkan maminya, ia akan bersujud di depan patung Yesus. Di sana dia mengadu, "Tuhan Yesus, hari ini aku mau dibelikan mobil-mobilan yang besar sama mami. Tapi tadi kata mami enggak boleh, kecuali aku rajin belajar. Tuhan bantuin aku dong bujuk mami ya supaya permintaanku dikabulkan. Aku janji deh sama mami dan sama Tuhan aku akan rajin belajar." Apa yang terjadi? Doa ini "selalu manjur". Jelas, sebab dia selalu berdoa di saat 'disaksikan' maminya. Dahsyatnya, bila permintaannya dikalbukan, ia akan bersujud kembali di depan patung Yesus dan mengucap syukur dan terimakasih, "Terimakasih Tuhan udah nyuruh mami beliin mainanku. Aku janji deh akan rajin belajar. Amin."

Dari contoh di atas, berdoa kepada Tuhan berarti menjalin komunikasi yang intim dengan Tuhan (tanpa terbatas ruang dan waktu). Karena doa adalah sebuah jembatan komunikasi, maka doa berlangsung dalam dua arah: "Aku - Tuhan." Dalam menjalin komunikasi yang mesra dengan Tuhan, kita harus sungguh sadar posisi kita sebagai ciptaanNya, ya sebagai "anak". Artinya, di setiap doa kita hendaknya termaktub syukur dan terimakasih, disamping  permohonan-permohonan yang kita hantarkan.

Doa "Bapa Kami" yang diajarkan Yesus merupakan "forma" doa yang paling istimewa, bahkan dari segala bentuk doa apa pun. Sebab di dalamnya terkandung usaha membangun relasi yang mesra antara aku - Bapa dan aku - sesama. Singkatnya, melalui doa "Bapa Kami" kita diajak, juga disadarkan bahwa doa tak berguna bila ia hanya membawa kenikmatan pada diriku melulu. Doa akan menjadi doa yang oke bila dengan doa itu, relasi kita dengan Allah dan sesama semakin hari semakin lebih baik. Semoga.

_Lucius Sinurat_
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter