Ad Unit (Iklan) BIG

Hakikat Pekerja

Posting Komentar
Hakikat Pekerja
Realitas Pekerja 

Manusia pada hakikatnya adala pekerja (homo laboris). Kitab Suci menegaskan bahwa :
  1. Seorang pekerja layak mendapatkan upahnya (Luk 10:7; Mat 10:101 Tim 5:18).
  2. Seorang pekerja yang baik pada akhirnya akan menjadi sahabat majikan (owner, direksi, bahkan sesama pekerja lainnya) karena kecintaannya pada pekerjaannya, ditambah kesetiaannya kepada majikannya (1 Mak 10:19; 1 Rj 11:28).
  3. Seorang pekerja menurut Kitab Suci ialah seorang yang dibutuhkan oleh majikannya (Mat 20:1);
  4. Seorang yang rajin (1Rj 11:28 ), pembawa kebenaran atau jujur (2 Tim 2:15).
Bila seorang pekerja mengalamai kegagalan itu biasa, kendati bukan sebuah kebiasaan. Itu beda lho! Bisa saja terjadi saat satu masalah selesai, baru saja kita bernafas lega untuk sesaat, eh tiba-tiba masalah lain datang lagi.

Nah, ada dua pilihan yang dapat kita lakukan, fokus pada masalah dan mengomel atau fokus pada Tuhan dan mengucap syukur atas apa yang telah terjadi. Mungkin kita sering mempertanyakan, mengapa ujian dalam hidup ini terus menerus datang bagai ombak yang siap menggulung kita? 

Seperti saat Petrus berjalan di atas air, saat ia mulai melihat sekelilingnya dan takut. Maka ia pun mulai tenggelam, namun saat Ia berseru Tuhan mengangkatnya. Bila kita melihat masalah maka kita akan ditenggelamkan oleh hal tersebut, namun bila kita memilih untuk fokus pada Tuhan. 

Tuhan akan membuat anda berjalan “di atas air”, sesuatu yang nampak mustahil akan terjadi bagi kita. Saat orang-orang melihat kita selalu tersenyum dan bersukacita, mereka berpikir kita memiliki banyak uang atau dapat rezeki nomplok atau mujizat besar lainnya. 

Bila mereka mendengar masalah yang kita hadapi, acap mereka terheran-heran. Bagaimana mungkin kalian dapat melalui itu semua dan tetap tersenyum optimis? Sebab kita fokus pada Tuhan Yesus dan Ia adalah sumber kekuatan dan sukacita kita. 

Anda sedang dalam masalah? Jangan fokus pada masalahmu, fokus pada Yesus yang sanggup untuk menyelesaikan masalahmu. Ia akan beri jalan keluar bagi setiap masalah kita. Bukalah dirimu padaNya dan izinkan Ia membebat hati yang terluka. Izinkan Ia mengkoreksi dirimu dan membentuk dirimu sesuai rencanaNya. 

Berlarilah pada Yesus. Jangan berkecil hati dengan masa depan Anda. Segala sesuatu yang baik memang membutuhkan waktu dan proses. Tidak ada kata terlambat utk memperoleh yang terbaik; asalkan Anda bersabar, berusaha, dan berdoa. 

Jangan terburu-buru mengambil suatu keputusan yang akan membentuk kehidupan Anda secara tergesa-gesa/hanya dgn menurutkan kata hati. Karena apabilaAnda sdh terperangkap dlm suatu kesalahan maka sesal kemudian tdk akan berguna.


Mengubah Spirit Kerja 

Sementara untuk mengusahakan perubahan spirit kerja, sebuah perusahaan menuntu adanya 5 ha sekaligu, yakni :
  1. Vision : seorang pekerja (majikan dan buruh) harus memiliki visi tentang masa depan. 
  2. Skills: keterampilan untuk melakukan tuntutan-tuntutan baru. Keterampilan ini harus terus dipelihara, ditumbuhkan, dan dikembangkan. 
  3. Incentive : insentif yang memadai, baik langsung maupun tidak langsung, cash maupun non-cash, individual (berdasarkan kinerja kelompok atau unit kerja) 
  4. Resources : Sumberdaya yang memudah ruang gerak dan pertumbuhan. 
  5. Actrion plan : rencana tindak bukanlah sekedar rencana, mealinkan sebuah rangkaian tindakan yang diintegrasikan dalam langkah-langkah yagn spesifik dan terencana, tertulis dan dimengerti oleh semua pekerja/pelaku yang terlibat. 
    Sebab, 
    • Tanpa VISION akan lahir CONFUSSION (kekacauan)
    • Tanpa SKILL akan lahir ANXIETY (kecemahan)
    • Tanpa INCENTIVIES akan lahir RESISTANCE (penolakan)
    • Tanpa RESOURCES akan lahir FRUSTATION (frustasi)
    • Tanpa ACTION PLAN akan lahirFAIL (kegagalan)
    * Inspirasi: Mat 14:27 –32


    lusius-sinurat
    Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

    Related Posts

    Posting Komentar

    Subscribe Our Newsletter