Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan

The difference between a successful person and others is in a lack of will. (Vince Lombardi, Football Coach)



Hidup harus bermanfaat bagi yang lain

Tidaklah penting berapa lama kita hidup ! Satu hari, atau seratus tahun... Hal yang benar-benar penting adalah APA yang kita telah kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat bagi orang lain!

Kebanyakan manusia cukup puas hanya dengan LAHIR - HIDUP - MENINGGAL. Hingga akhirnya yang tertinggal hanya tiga baris di batu nisannya Si X, LAHIR tanggal sekian, dan MENINGGAL tanggal sekian ! 

Tentu kita tidak ingin menjalani hidup apa adanya seperti ! Maka pertanyaannya adalah : “SEPERTI APA ANDA MENGUKIR SEJARAH HIDUP ANDA ?”


3K

Ada 3 hal yang bisa membedakan kita dengan kebanyakan orang dalam mengukir sejarah, yaitu 3K: Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan .


1. Kemauan 

Kemauan menjadi kata kunci yang paling penting dalam menentukan sejarah hidup kita. Mau menjadi apa? Seperti apa? dan di mana? Tentunya hanya kita yang paling mengetahuinya! 

Cobalah catat semuanya. Baik itu melalui memori, diary, atau melalui selembar kertas sekali pun! Kita semua pasti punya kemauan! Jangan pernah katakan Anda tidak punya kemauan. Hidup itu terlalu pendek untuk disia-siakan.


2. Keilmuan

Percaya, segala sesuatu itu pasti ada ilmunya! Jika kita punya kemauan dan memiliki ilmunya, maka segala usaha akan tercapai dengan lebih baik. Itu sebabnya kita harus mau belajar dan belajar. Kita bisa belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. 

Ingat, tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar, mengenal, memahami, dan mengamalkan sesuatu hal yang bermanfaat bagi kehidupan kita, begitu juga bagi orang lain.


3. Kesempatan 

Jika kemauan ada, keilmuan ada, maka tinggal kesempatanlah yang memutuskan apakah kita bisa mengukir sejarah dengan baik atau tidak. Kesempatan ini bisa datang dari mana saja, tergantung kecekatan kita dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada. 

Kita tahu, seringkali kesempatan itu hadir, tapi kita tidak mampu memanfaatkannya dengan benar, karena keilmuannya kurang, meski keinginan kita itu sebenarnya sudah besar. Jika ini terjadi, tidak jarang orang menyesal dan kadang menjadi berfikir bahwa nasib selalu tidak berpihak padanya.


Menyatukan 3K

Sebenarnya tidak demikian, teman ! Kita terkadang tidak tahu bagaimana cara menyatukan 3K ! Yaitu... Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan! Nah, sekarang kita tahu, apa yang harus dilakukan untuk bisa mengukir sejarah dengan baik dalam hidup kita ! 

Padukan antara kemauan, keilmuan dan kesempatan. Jika kemauan sudah ada, keilmuan sudah ada, maka kesempatan itu sebenarnya bisa dicari dan diupayakan! 

Percaya... ketika ketiga unsur ini berpadu dalam hidup kita... 
Maka sejarah KEBESARAN kita telah dimulai !!!


Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter