Ad Unit (Iklan) BIG

Ada BERKAT dibalik yang TERKAIT dan TERIKAT

Posting Komentar
Bulan-bulan ini adalah bulan capek secara fisik. Sebut saja namanya opera nostra (latin : mengerjakan pekerjaan kita). Saya, Anastasia Yuria Ekalitani (Uwie), Fajar Wahyu Pribadi; dibantu beberapa teman seperti Sinta Laga, Agus Kurniawan, dan Rakhma Sitoningrum - sibuk dengan urusan fisik kantor yang akan kami mulai operasikan per 1 Juli yang akan datang. Ya, kami sedang mempersiapkan segala urusan "tetek-bengek" kantor yayasan kami, Yayasan Misericordia untuk Anak Indonesia atau (Misericordia of Indonesia Children Foundation ), atau yang sudah terlanjur dikenal dengan nama CFDC Misericordia. Tak banyak yang bisa kami kerjakan dengan berbagai keterbatasan, mulai dari keterbatasan waktu, pun dengan keterbatasan tenaga (fisik) kami. Mungkin bagi Misericordians (sebutan untuk para sahabat CFDC Misericordia), apa yang telah kami lakukan tampak biasa saja..... dan memang biasa saja; mulai dari belanja berbagai kebutuhan fisik kantor, menyapu, mengepel, melap kaca jendela/pintu, menata kursi, sofa, meja, lemari, atau 'hanya' memasang lampu, mengecat kursi dan membersihkan toilet. Begitu sederhana ! Yap, sangat sederhana.



Namun dibalik kesederhanaan pekerjaan itu toh saya menemukan berbagai hal ajaib yang hadir dan ber-nas dalam berbagai "tindakan" bernada simbolik itu. Sesuatu yang kami rasakan bersama adalah dimensi saling terkait dan saling terikat di antara kami satu sama lain, pun antara kami dengan kantor sebagai wahana kami bekerja. Di kantor yang masih tersisa banyak ruang inilah kami. Amorem Misericordians (para sahabat CFDC Misericordia) yang tercinta, bila Anda pernah menyempatkan diri membaca profil kami di grup, page atau situs kecil kami, Anda akan menemukan visi dan misi CFDC Misericordia. Di sana disebut CFDC Community adalah sebuah komunitas sosial yang bergerak untuk mendukung perkembangan anak dan keluarga demi masa depan yang lebih baik terutama bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang berasal dari keluarga yang tidak mampu. ( lih. https://www.facebook.com/groups/mycfdc/members )

Nah, sebagai komunitas sosial, kami sungguh membutuhkan manusia-manusia berjiwa sosial yang memiliki "nilai plus" dalam menggerakkan sebuah komunitas. Jiwa dan karya sosial di sini tak lantas sama dengan apa yang telah dikerjakan pekerja sosial lainnya. Biarbagaimanapun jiwa sosial dalam gerak komunitas jauh lebih mendalam dari itu Jiwa sosial itu erat melekat dalam setiap gerak hidup kita. Ia dinamis, tetapi serentak juga ia bisa statis. Demikian dicatat dalam visi dan misi Yayasan Misericordia Untuk Anak Indonesia ini ( lih. https://www.facebook.com/MisericordiaIndonesianChildrenFoundation )

Visi yayasan kami adalah : menjadi tempat yang mampu memberikan pelayanan bagi anak dan keluarga secara menyeluruh dengan mengedepankan misi kemanusiaan, perdamaian serta layanan secara profesional dan berkualitas. Sedangkan misi kami adalah :
  1. Mendirikan klinik dan pusat terapi serta layanan konseling bagi anak & keluarga dengan dibantu tenaga-tenaga profesional yang ahli di bidangnya. 
  2. Menyediakan bantuan kemanusiaan bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang kurang mampu melalui sistem subsidi silang. 
  3. Menunjang pengembangan keprofesionalan lembaga consultant yang bergabung dalam komunitas CFDC Misericordia melalui sarana pengembangan dan pelatihan bagi karyawan dan anggota komunitas. 
  4. Membangun jaringan peduli masa depan anak & keluarga di Indonesia. 
  5. Membangun kesadaran & keterlibatan aktif komunitas terhadap program sosial kemanusiaan CFDC Misericordia demi membangun perdamaian sebagai pilar kekuatan CFDC Misericordia.
Dengan demikian, pekerjaan, entah mudah atau sulit, bila diinspirasikan oleh semangat atau jiwa sosial, akan serta merta terasa ringan dan menggembirakan.
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter