Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Hentikan Kekerasan Terorganisir


Kita semua tak habis pikir dan juga tak habis rasa bagaimana orang bisa membunuh sesama manusia demi ideologi dan misi agamanya sendiri - seperti yang dilakukan kelompok ISIS?

Masyarakat kita yang oleh undang-undang 'dipaksa' menganut salah satu agama yang punya nilai jual mendukung roda pemerintahan lantas membela diri masing-masing dan mengatakan bahwa,
"ISIS bukan kelompok militan agama tertentu! Itu ajaran iblis"

SAYA SANGAT SETUJU DENGAN PERNYATAAN INI. ISIS BUKAN KELOMPOK MILITAN ISLAM! SAYA SANGAT YAKIN AKAN HAL INI!

Tetapi serentak kita yang mengaku beragama juga bisa menggugat iman kita dengan jawaban ini:
"Ya sih. Jangan-jangan justru para pengikut ISIS yang hobi membunuh manusia ini yang benar-benar menjalankan ajaran agama yang mereka imana?"

BUKTINYA, ADA RIBUAN ORANG YANG MENGIKUTI PAHAM MEREKA. BAHKAN CUKUP BANYAK ORANG MUDA INDONESIA TERTARIK UNTUK BERGABUNG DENGAN ISIS. 

Berarti ada 'kebenaran dong di sana!

*****

Kita lantas tak habis mengerti mengapa di ERA ini para BAJINGAN yang anti kemanusiaan bisa seenaknya memproklamirkan diri sebagai NABI yang ditutus 'tuhan versi mereka' untuk mewartakan kekerasan, seperti menyalibkan orang, mengubur hidup-hidup, memenggal di depan khayalak ramai, menyiksa dan menginjak-injak mayat seraya berteriak "Allah mahabesar"?

Ironis dan sangat sadis! Hanya itu yang bisa kita katakan, bahkan hanya sambil mengumpat dalam hati ketika membaca berita-berita di internet - yang semakin tak bisa mengontrol diri mempublikasi berita dan gambar kekerasan secara sadis.

Bila saja semua peristiwa itu begitu nyata - dengan bantuan teknologi bernama internet, kita pantas merenungkan kembali iman kita dengan bertanya - tanpa mencoba menyalahkan Allah yang kita sembah:
"SESUNGGUHNYA ALLAH ADA DI PIHAK MANA DALAM PERISTIWA PEMBUNUHAN ANTAR MANUSIA INI?" Jawaban kita pasti sama: ALLAH TAK MEMIHAK MANUSIA YANG MENCINTAI KEKERASAN! Lagi-lagi saya setuju dengan pernyataan ini!

Tetapi serentak kita juga harus bertanya kepada diri kita,
"SUDAH BENARKAH TINDAKAN KITA SAAT IKUT MEMPOSTING ULANG SEGALA TINDAK KEKERASAN ISIS HINGGA BERULANG KALI? JANGAN-JANGAN KITA SENDIRI JUSTRU TURUT MEMBANTU MEWARTAKAN KEKERASAN VERSI ISIS... YA, DENGAN BERULANG KALI MEMPOSTING TINDAK KEKERASAN MEREKA.

*****

Sadar atau tidak, dengan tindakan kita untuk menyebarkan berita kekerasan, bahkan dengan foto ngeri dan berdarah-darah, kita sendiri justru tak menemukan kebenaran di sana kecuali kebenaran versi kita.
MARI KITA HENTIKAN KEKERASAN DENGAN TIDAK MEMPROMOSIKAN KEGANASAN ISIS !
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter