Ad Unit (Iklan) BIG

"Mari Kita Bunuh Ahok!"

Posting Komentar
"Mari Kita Bunuh Ahok!"


(1)Ketika Ahok digugat karena RS Sumber Waras dan dituduh menyisakan korupsi, hingga BPK membantu DPRD DKI dengan mengurai data versinya... kendati akhirnya tak terbukti benar.

Lalu, segelintir orang yang tak pede sebagai WNI pun berteriak: "Ahok harus kita jebloskan ke penjara!"


Bahkan seorang dengan berbibir tebal dengan mimik menyebalkan dan mengaku wakil DPR pun memaksa Tuhan untuk memenjarakan Ahok, "Saya doakan Ahok menggunakan baju orange milik KPK!"


Nyatanya, Ahok masih hidup dan masih menjabat sebagai gubernur DKI hingga detik ini.


(2)
Ketika RS Waras ternyata justru menyisakan dukungan dari orang-orang Waras kepada Ahok, orang-orang yang mengaku diri sebagai "anti-Ahok" mulai mencari cara lain.

Lalu mereka pun berselingkuh dengan front yan diketuai orang tak berdarah Indonesia, lalu merencanakan kejatahan. Mereka tak hanya berteriak di jalanan agar Ahok diturunkan, tetapi Ahok malah diancam akan mereka bunuh.

Alasannya tak jelas. Mereka hanya berteriak agar Ahok diusir dari NKRI karena telah melukai Islam. Mereka tak sadar bahwa si muka tebal yang selalu berjubah dan bersorban yang memimpin mereka itu bukan seorang WNI.

Nyatanya, Ahok masih hidup dan masih menjabat sebagai gubernur DKI hingga detik ini.

(3)
Lalu muncullah kasus Reklamasi. Awalnya karena adiknya ketua DPRD DKI tertangkap tangan sedang korupsi. Tak lama sesudah tertangkapnya Sanusi, kasus reklamasi pun merebak, menghiasi media mainstream dan memenuhi isu di media sosial.

Untung KPK masih waras. Sebab untuk kesekian kalinya mereka didesak, bahkan didemo oleh kelompok yang sama, agar segera memenjarakan Ahok.

Bahkan demo ini, lagi-lagi didukung oleh abangnya Sanusi. Kalau tak salah namanya Muhammad Taufik. Dia juga wakil ketua DPRD hingga mulutnya selalu mengatakan bahwa ia pro rakyat.

Tak tanggung-tanggung. Sang wakil rakyat Jakarta itu pun meneken surat yang isinya agar Ahok dibunuh. Tentu saja Taufik ingin Sanusi, adiknya punya teman di penjara, dan kebetulan ia tak sadar kalau tak lama lagi ia sendiri yang akan satu sel dengan adiknya.

Nyatanya, Ahok masih hidup dan masih menjabat sebagai gubernur DKI hingga detik ini.

"Mari Kita Bunuh Ahok!"
Tak hanya ancaman pembunuhan yang dialamatkan kepada Ahok, para musuh-musuh Ahok itu pun banyak yang akhirnya tergoda untuk bersumpah, bahkan dengan sumpah pocong segala.

Habiburohman dari Gerindra bahkan berikrar akan melompat dari Monas bila Teman Ahok cs mampu mengumpukkan 1 juta KTP untuk Ahok. Begitu pula Amien Rais akan berjalan dari Jakarta menuju Yogyakarta.

Lantas bagaimana cara paling tepat untuk membunuh Ahok disaat Tuhan sendiri pun seakan tak sudi mendukung FPI dan musuh-musuh Ahok untuk membunuhnya? Adakah cara paling keren untuk membunuh Ahok?

Apalagi selama ini telah terbukti ada banyak ancaman Pembunuhan yang dialamatkan kepada Ahok:
  • Heboh!!! Pria ini Buat Surat Terbuka Kabulkan Tantangan Ahok yang Minta Dibunuh
  • Teroris Ancam Bunuh Ahok, Balaikota Jadi Target Bom
  • Beredar Surat Isinya Siap Bunuh Ahok, Teman Ahok Cuek
  • Beredar Surat Mengerikan, Isinya Siap Bunuh Ahok
  • Orang Ini mengancam membunuh Ahok, Siapakah dia? Beranikah?
  • Membunuh Ahok dan Ancaman Kerusuhan Mei Terulang Kembali
  • Jaringan Bahrun Naim Targetkan Bunuh Ahok
Menariknya, Ahok justru tak gentar sedikit pun. Mengaku Jadi Target Teror, Ahok: Mati di Tangan Tuhan. Bahkan Ahok menanggapi dengan kalimat singkat, "Bagus Kan Kalau Mati Muda"

Benar saja, hingga detik ini Ahok masih hidup dan masih menjabat sebagai gubernur DKI.

lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter