Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Tritunggal

Trinitas Mahakudus
Foto: Internet
Konsep teologis dan biblis tentang Allah Tritunggal dalam ajaran Kristen, terutama dalam teologi Katolik bermuara dari kitab Suci, Tradisi dan Magisterium

Konsep ini adalah salah satu alasan mengapa saya sangat mengagumi ajaran Katolik hingga kini. Nyatanya Teologi Tritunggal Mahakudus ini sangat berjasa dalam kemajuan pemikiran dunia, terutama bagi lahirnya para pemikir brilian yang selalu merasa bodoh saat berhadapan dengan dogma ini.

Sangat jelas bahwa eksistensi Allah tak akan pernah tuntas kita pahami. Ini mustahil. Sebaliknya, adalah sangat mungkin bagi kita untuk memahami Allah dalam karya-karyaNya yang agung. Kitab Suci bahkan mengurai hal ini dengan sistematik dalam Perjanjian Lama, Deuterokanonika, dan Perjanjian Baru.

"Memahami" di sini tentu tak sedangkal menuntaskan sebuah soal ujian di sekolah dengan jawaban final. Memahami Allah adalah proses panjang pencarian jati diri dan hakikat kemanusiaan kita hingga berujung pada kematian kita.

Begitulah konsep ini sangat penting dalam memahami eksistensi Allah, bahkan ketika para ahli sejarah mencoba memahaminya dalam pembabakan sejarah kehidupan dunia.

Perkataan Yesus, "Sebagaimana Bapa telah mengutus PuteraNya, demikian juga aku mengutus Roh Kudus untuk menyertai kalian sampai akhir jaman" memang tak mudah dicerna otak kita.

Tentu saja, karena memahami Allah melului dari perspektif otak kita sama saja dengan memasukkan seluruh air laut kedalam lobang pasir kecil yang dibuat anak-anak saat bermain di tepi pantai.

Lantas bagaima cara kita memamahi dogma yang sering dipahami matematis oleh mereka yang tak mengimaninya ini?

Pertama dan utama, eksistensi Allah tak pernah cukup dipahami oleh kemampuan otak kita. Ini berarti jawaban atas pencarian kita akan sia-sia belaka.

Kedua, modal utama untuk memahami konsep tritunggal adalah iman. Iman adalah prasayarat utama bila kita tetap terhubung secara mendalam dengan Allah.

Ketiga, sebagaimana karya Allah begitu nyata dalam perjalanan sejarah dunia demikian juga eksistensi Allah nyata dalam hidup kita hingga detik ini.Hanya melalui iman Kita digiring oleh Trinitas Mahakudus untuk terus-menerus menghidupi Allah seturut mauNya.

Kita akhirnya sadar bahwa misteri Tritunggal Mahakudus adalah cara Allah menunjukkan Cintanya yang tanpa syarat (Unconditional Love) kepada kita lewat salib dan kebangkitan Yesus Kristus serta penyertaanNya hingga akhitr jaman lewat Roh Kudusnya.

#HRTritunggalMahakudus11062017


Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter