Entri yang Diunggulkan

Kita Sedang Memproduksi Diri Kita Sendiri

Sejalan dengan Michel Foucault, di dunia postmodern, orang tak ingin menemukan dirinya sendiri, rahasia-rahasianya dan kebenarannya yang tersembunyi. Orang justru merasa diwajibkan untuk menciptakan dirinya sendiri. Melalui kemajuan teknologi transportasi dan komunikasi, relasi antar manusia semakin…

Cegah Sumbangan Bermaksud Ganda



PLEASE, JANGAN BANGUN GEREJA & PASTORAN DARI SUMBANGAN POLITISI YANG SEDANG BERTARUNG DI PILKADA, KARENA MEREKA ADA MAKSUD GANDA.

Paus Fransiskus mengajak Gereja di seluruh di dunia untuk TIDAK MENERIMA SUMBANGAN DANA yang diperoleh dari hasil pemerasan.

(1) Jika ada donatur yang ternyata mendapat uang dengan cara mengeksploitasi sesama dan hendak memberinya untuk Gereja, uang itu wajib ditolak.

“Bawa kembali uang tersebut dan bakarlah,” katanya.

(2) Tuhan menginginkan umatnya menjauhkan diri dari dosa.

“Umat Tuhan, yakni Gereja itu sendiri, tidak menginginkan uang haram," lanjut Paus.

(3) Allah menginginkan manusia menjauhi dosa dan tidak berpura-pura menjadi dermawan, padahal melakukan kejahatan dalam hidup sehari-hari.

"Sumbangan dari orang-orang yang suka memeras adalah bentuk pengorbanan palsu, karena uang itu merupakan hasil darah banyak orang yang dieskploitasi, dianiaya dan diperbudak dengan bayaran yang tidak pantas,” tegasnya dengan keras.

*****

Menurut Paus Fransiskus, alasannya cuma satu:

Tuhan lebih menginginkan seorang pendosa datang dengan tangan bersih, bertobat dan segera meninggalkan dosa, (daripada seorang pendosa berpura-pura menyumbang ke gereja).

Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter