Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

"Tradisi" di Media Sosial


Di Facebook http://bit.ly/2Khub42
aku suka membaca perdebatan orang Batak, Yahudi, USA, Eropa dan tentu saja orang Indonesia Timur. Orang Batak selalu butuh ruang yang luas untuk berdebat. Karena pendiri Facebook itu Yahudi yang juga hidup di Amerika, yang rada mirip Batak, maka di Facebooklah yang paling cocok untuk orang Batak.

Di Twitter http://bit.ly/2OGJhEw
aku suka sindir-menyindir ala orang Jawa, cuit-mencuit para politisi senayan dan penghuni istana merdeka, juga celetukan lucu tapi ringkas dari pengguna Twitter. Skor pertandingan bola juga saya selalu ikuti di Twitter.

Di Instagram http://bit.ly/2KkOA8z
aku suka melihat foto-foto cantik tanpa peduli hasil edit ata asli, foto alam nan indah, gambar grafis yang menakjubkan dari semua suku yang ada di penjuru dunia. Satu lagi, aku suka dengan cuplikan gol saat pertandingan bola Real Madrid, Intermilan dan setelah era Ronaldo jadi suka juga liputan Juventus.

Di LINE http://bit.ly/2Kh8gKq
malah tidak terlalu seru berita dan info-info yang dibagi, karena lebih dari link/tautan situs lain. Hanya saja karena ada keluarga di luar negeri yang menggunakannya, saya tetap bertahan.

Di Whatsapp http://bit.ly/33kRD8j
sebagai perpesanan memang menarik, karena bisa kirim foto, pesan dan video ringkas. Mungkin menyebalkan saat digunakan hanya sebagai "panggung postingan terusan dengan link yang superpanjang dari situs tak jelas pula".

Di Telegram http://bit.ly/33cNrqR
yang juga pernah diblokir pemerintah, saya bisa mengirim berbagai dokumen, foto/gambar, bahkan video tanpa kehilangan kualitasnya. Memang tak banyak penggunanya, dan terbatas pada rekan bisnis.

Di Tumblr http://bit.ly/2Khub42
yang sempat dibanned/diblokir pemerintah juga menjadi tempat saya berbagi tulisan diblog, mencatat kutipan ringkas secara spontan, dll. Dari Tumblr juga saya sering mendapatkan gambar-gambar unik yang bisa saya gunakan sebagai gambar pendukung postinganku di blog dan medai soaila lainnya.

Di LinkedIn http://bit.ly/2KncK2l
saya banyak belajar ilmu manajemen lewat postingan, tanya jawab dengan pakar dan tentu saja membaca banyak ulasan menarik di sana. LinkedIn juga mengajak saya berteman secara profesional (bisnis) dengan orang-orang di dunia.

Akhirnya, lewat Website Pribadi http://bit.ly/2OF7drV
saya berupaya mengekspresikan kesukaan saya pada bidang jurnalistik. Hanya bermodalkan pelajaran WS7 saya pun memberanian diri belajar blogging di Blogspot, Wordpress dan Yahoo: tentu saja yang fasilitasnya gratis sejak tahun 2007.

Tak lama setelah Friendster ditutup, hingga Yahoo Messanger yang tak lagi menarik, akhirnya menggiring minat saya untuk mendokumentasikan tulisan saya yang tersebar di media sosial kedalam Blog Pribadi sejak pertengahan tahun 2009. Tak terasa saya sudah 10 tahun jadi blogger, tetapi sampai sekarang baru mampu memposting 1.494 tulisan (publikasi) personal.

Singkatnya, media apa saja, baik manual maupun digital, ternyata asyik juga bila digunakan untuk perkembangan diri; dan bukan sebagai alat untuk bersembunyi. Ingat hanya blog pribadi yang berbayar, sementara media sosial itu semua gratis. Diatas segalanya, listrik adalah alat utamanya dan jaringan internet fasilitas sekundernya.

Selamat pagi, Indonesia !
Selamat pagi, para sahabat!
http://bit.ly/33fbFAT

lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter