iCnHAQF62br424F1oK8RwyEkyucx21kDoKaV2DdH

Komunitas Tertutup

Komunitas Tertutup


Kalau sebuah komunitas diibaratkan sebuah rumah yang pengap dengan sebagian kecil penghuninya adalah kaum cerdik pandai dan sebagian besar orang-orang bodoh.

Ketika kaum cerdik pandai keluar rumah melalui pintu utama demi memuaskan rasa ingin tahunya tentang dunia luar, kaum bodoh justru senang dengan kepergian mereka. Itu karena kompetitornya sudah berkurang.

Sebab bagi si bodoh, satu-satunya kenikmatan hidup hanya ada di dalam rumah pengap tadi.
Mereka bahkan takut melihat dunia luar.

Itu terjadi karena merekabhanya tqhu satu cara menjalani hidup, yakni menaati secara mutlak pemimpinnya dan tak peduli si pemimpin salah atau benar.

Inilah gambaran agama-agama saat ini. Para impinan agama membangun tembok-tembok kokoh di seputar istana mereka, agar siapapun yang tinggal di dalam tak boleh keluar, atau jika melarikan diri, ia sudah disumpah untuk tidak menceritakan apapun yang terjadi di dalam istana mereka.

Tujuannya satu, yakni agar para pemimpin komunitas itu bebas melakukan apa saja, termasuk segala bentuk kejahatan dan kemaksiatan seksual.


Posting Komentar

Saat menuliskan komentar, tetaplah menggunakan bahasa yang baik, sopan dan sebisa mungkin sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik. Please jangan mencantumkan link / tautan ya. Terimakasih.