Entri yang Diunggulkan

Kita Sedang Memproduksi Diri Kita Sendiri

Sejalan dengan Michel Foucault, di dunia postmodern, orang tak ingin menemukan dirinya sendiri, rahasia-rahasianya dan kebenarannya yang tersembunyi. Orang justru merasa diwajibkan untuk menciptakan dirinya sendiri. Melalui kemajuan teknologi transportasi dan komunikasi, relasi antar manusia semakin…

Kapitalisasi Natal

Kapitalisasi Natal
Natal di atas seharusnya sih justru menggiring kita pada perayaan Natal yang sesungguhnya, yakni merayakan Natal apa adanya: tanpa kepura-puraan, atau tanpa keluhan yang berbuntut rasa malu atau rasa minder yang tak perlu.

Lantas, mengapa Natal sedemikian identik dengan kemegahan dan kemewahannya? Jangan tanya kepada gereja, karena gereja - walaupun selalu meneriakkan hal yang sebaliknya - juga sudah turut tercemari fenomena yang sama.

Sepintas Gereja masih memelihara dan menegaskan pentingnya kesederhanaan Natal. Coba Anda amati hiasan yang ada di dalam Gereja setiap hari Natal. Di depan, di samping atau bahkan di altar sendiri dipertontonkan Gua Natal atau kandang Natal yang sederhana, hasil kreasi umat setempat.

Sepintas memang tampil sederhana.. tapi coba lihat lebih dekat... bahannya dari apa, lampunya berapa watt, patung-patungnya dari mana? Dst. Bahkan di beberapa gereja...hanya demi menciptakan simbol kesederhanaan Natal ada yang pakai ditender segala. 

Saya hanya mau mengatakan betapa di jaman ini, jauh lebih mahal biaya yang dikeluarkan untuk menciptakan kesederhanaan daripada memaknai kesederhanaan Natal tersebut di dalam kemewahan. Sungguh menyedihkan! 

Bila memang ada kesalahan dengan perayaan Natal, lantas siapa yang mesti bertanggungjawab? Umat dengan lugas menyebut gereja yang bertanggung jawab.

Tapi serentak gereja juga meneriakkan hal yang lebih logis: siapa itu gereja yang hidup? Bukankah gereja atau Bait Allah itu adalah umat Allah sendiri ? Sementara pertikaian itu berlangsung, produsen pernak-pernik natal malah menggenjot produksi mereka.

Apa yang terjadi? Tiba-tiba ada perlombaan Gua atau Kandang Natal terbaik di tingkat paroki/resort atau keuskupan/distrik !

Di gereja lain ada desas-desus tentang Lingkungan atau Wilayah mana yang terbaik dalam kepanitiaan Natal dari tahun ke tahun - dan tak jarang yang menjadi kebanggan mereka adalah masalah surplus-nya dana yang terkumpul. Lanjut Baca!


lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter