Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Logical Fallacy

* Diramu dari berbagai sumber Forum Sains dan Wikipedia
Semua argumentasi memiliki struktur dasar ini: "Jika A, maka B."

Dimulai dengan satu klausul (A) yang merupakan fakta atau asumsi yang menjadi dasar dari argumentasi, lalu diberlakukan prinsip logika untuk sampai pada kesimpulan (B).

Logical fallacy adalah prinsip berlogika yang salah atau tidak tepat.
Sebuah argumentasi yang berdasar pada logical fallacy menjadikan argumentasi tersebut gugur/ tidak berlaku.

Pendeknya, logical fallacy adalah kesalahan berlogika yang tidak seharusnya dipraktekkan dalam berdiskusi.

Berikut ini adalah contoh-contoh logical fallacy yang umum ditemukan dan dipraktekkan, baik secara sadar ataupun tidak sadar.
  1. AD HOMINEM : menyerang lawan bicara.
  2. ARGUMENTUM EX SILENTIO (Appeal to ignorance) : menganggap ketidaktahuan sebagai fakta.
  3. ARGUMENTUM AD FIDES (Appeal to Faith) : menarik perdebatan ke arah iman.
  4. ARGUMENTUM AD VERECUNDIAM (Argument from authority) : argumentasi berdasarkan kewenangan.
  5. ARGUMENT FROM ADVERSE CONSEQUENCES : argumentasi berdasarkan konsekuensi yang merugikan.
  6. ARGUMENTUM AD BACULUM : beragumentasi dengan menakut-nakuti, ngotot.
  7. ARGUMENTUM AD IGNORANTIAM : argumen berdasarkan ketidaktahuan.
  8. ARGUMENTUM AD POPULUM : argumen digunakan demi mendapatkan popularitas.
  9. BANDWAGON FALLACY : membenarkan yang salah karena banyak orang mempercayainya demikian.
  10. BEGGING TEH QUESTION : mengantisipasi jawaban.
  11. CRCULAR REASONING : penalaran sirkular.
  12. CONFUSION OF CORRELATION AND CAUSATION : mengacaukan hubungan antara sebab dan akibat.
  13. HALF TRUTHS : menyembunyikan sebagian fakta/kebenaran.
  14. COMMUNAL REINFORCEMENT : klaim atas kebenaran umum tanpa didukung data empiris.
  15. NON SEQUITUR : tidak 'nyambung.
  16. POST HOC ERGO PROPTER HOC : setelah ini, maka itu dan ini.
  17. RED HERRING : mengalihkan perhatian.
  18. STATISTIC OF SMALL NUMBER : menghakimi banyak kasus hanya dengan satu kasus.
  19. STRAW MAN : manusia jerami, menciptkan sebuah skenario yang salah.
  20. TWO WRONGS MAKE ME RIGHT : dua premis yang salah menjadi alasan premis itu benar.
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter