Entri yang Diunggulkan

Simulacra dan Realitas Semu

Jean Baudrillard Bicara tentang komunikasi, tepatnya filsafat komunikasi tak bisa dilepaskan dari filsup bernama Jean Baudrillard.  Filsafat komunikasi yang dimaksud ialah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara fundamental, metodologis, sistematis, analitis kritis, dan holistis teori dari pro…

Para Aktor Tak Berbakat

Para Aktor Tak Berbakat
Si Agus enggak mau ikutan debat. Benar atau tidak, tetapi mayoriitas orang mengatakan Agus tak siap debat, alias menghindar. Tentu saja ini terkait dengan kemampuan otak atau ketiadaan program yang jelas.

Di sudut lain, sang Pepo-nya Agus yang udah kadung terkenal sebagai penemu Tahun Baru Kuda, plus sang nyonya Pepo ikutan murka karena tuduhan di atas. Akibatnya sang putra kesayangan pun dilarang main Instagram. Bukan apa-pa, soalnya si Anisa suka salah salam dua jari disaat suaminya hanya butuh satu jari.

Si Eko, pelawak yang jadi anggota DPR dari PAN justru menambah jumlah orang bodoh. Eko yang biasanya bacain kuis dengan gaya bencisnya tiba-tiba mempertontonkan kebodohannya dengan tuduhan isu terorisme sebagai pengalihan isu pengadilan Ahok.

Belum lagi tim pengacara si Buni Yani yang menuduh fesbuk yang menyebarkan status provokatif yang ditulisnya. Untung saja Mark Zuckerberg enggak melaporkan balik ke diskrimsus Polda Jaya.

Bunga-bunga dari para pemain sinetron di atas pun dibintangi oleh Dorce yang mengungkit masa lalu Ratna Sarumpaet yang konon katanya pernah melakukan operasi transgender di Thailand.

Sebagai penutup dari sinetron yang tak pernah ditayangkan itu adalah pernyataan si Cahyo Kumolo, sang Mendagri yang akan memberhentikan sementara Ahok sebagai Gubernur DKI, entah apa alasannya.

*****

Mereka semua blingsatan, salah tingkah, bahkan salah unggah postingan dan foto di media sosial hanya gara-gara Ahok.

Ahok emang edan. Tak hanya orang waras yang disatukannya, tetapi juga orang semi-waras pun tergerak untuk berkumpul dan membangun geng bernama "Geng Pembenci Ahok Tanpa Alasan"

Untung saja beberapa sudah dibungkam dan dirumahkan oleh polisi. Ada yang mantan jenderal, mantan pesuruh pemain bisnis minyak era Petral masih berjaya, mantan pemain teater, artis yang sudah gak laku, dan... pokoknya macam-macam deh.

Akhrinya, sudah sepatutnya kita berterimakasih kepada Ahok karena ia telah berhasila memisahkan "kambing dari domba", mana putih dan mana kelam.


Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Posting Komentar






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter