Entri yang Diunggulkan

Kita Sedang Memproduksi Diri Kita Sendiri

Sejalan dengan Michel Foucault, di dunia postmodern, orang tak ingin menemukan dirinya sendiri, rahasia-rahasianya dan kebenarannya yang tersembunyi. Orang justru merasa diwajibkan untuk menciptakan dirinya sendiri. Melalui kemajuan teknologi transportasi dan komunikasi, relasi antar manusia semakin…

Memperhitungkan Panggilan

"Memperhitungkan Panggilan - 25 Tahun Mendidik Seminaris" adalah judul memoar yang memuat satu sisi perjalanan hidup tokoh pendidik, bernama Dra. Nelliana Sitanggang. Nelly adalah guru bidang studi Matematika di Seminaris Menengah Christus Sacerdos Pematangsiantar, tempat pendidikan awal calon imam Katolik.

Pengalaman hidup Nelly yang dibingkai dalam konteks “25 Tahun Mengajar” di Seminari menengah Christus Sacerdos Pematangsiantar ini mengurai berbagai pengalaman awal mengajar di Seminari, penemuan karakter khas saat mengajar, kemampuan memanfaatkan peluang dan daya tahan selama 25 tahun hanya mengajar remaja pria.

Sebagai angkatan pertama yang diajar Nelly, Probatorium 1993, kami sungguh belajar banyak dari "daya tahan dan konsistensi" Nelly selama mengajar di Seminari. Bagaimana tidak, sudah ada beberapa guru yang hanya bertahan sehari, tiga hari, seminggu bahkan hanya sebulan mengajar di Seminari. Nelly tidak. Ia tetap bertahan.

Apa rahasianya akan kami bentangkan dalam memoar yang membentangkan berbagai pengalaman Nelly dalam kaitannya secara khusus dengan Seminari. Dalam rangka itu penulis akan membentangkan perjalanan hidup Nelly sedemikian memikat. 

Memoar ini bersumber dari wawancara langsung dengan narasumber, orang-orang di sekitarnya, foto koleksi pribadi, data lain dari media sosial, website, atau video dan rekaman tambahan dokumen pribadi, seperti buku harian, catatan-catatan, serta arsip-arsip penting terkait eksistensi Nelly sebagai tenaga pengajar di Seminari.

Untuk itu, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Nelliana Sitanggang sebagai narasumber utama kami, Suami dan anak-anak nelly sebagai narasumber pelengkap, guru-guru Seminari, dan tentu saja para seminaris yang pernah diajar dan mengenal secara langsung dan tidak langsung dengan Nelly. Khusus kepada teman-teman angkatan Probatorium 1993 sebagai angkatan pertama yang diajar Nelly, penulsi ucapkan beribu terimakasih telah berbagi pengalaman, dana dan tenaga bagi terbitnya buku ini. 

Demikianlah memoar ini penulis rangkai dalam satu kesatuan di mana Nelly tetap sebagai tokoh utama. Untuk itu penulis berupaya mengikuti keseharian Nelly dalam berbagai aktivitasnya. Keterbukaan dan keramahtamahan seorang Nelly sangat membantu penulis dalam memotret kehidupannya ditengah keluarga dan bagaimana hal itu turut memaksimalkan kemampuannya saat mengajar depan kelas di Seminari. 

Rasa cinta dan empati yang besar terhadap murid-muridnya, ditambah kemampuannya menuturkan pelajaran Matematika secara runut dan sederhana menjadi kekhasan yang dimiliki Nelly. Bahkan saat masih gadis ia telah merelakan waktu dan memberi hatinya untuk masuk kedalam keseharian Seminaris. 

Kenyataannya, upaya ini telah menghantarnya menajadi sosok guru yang brilian dan cerdas secara teori tetapi matang secara psikologis dan spiritual. Nelly pun turut mewarnai perjalanan Seminari yang pada tahun ini telah mencapai usia 68 tahun. Cara berpikir, merasa, bertindak dan bertutur Nelly yang begitu khas telah menghantarnya menjadi guru yangn disenangi dan dicintai oleh para Seminaris. 

Akhirnya, tujuan utama dari penulisan memoar Nelly ini adalah untuk menyampaikan pesan-pesan kehidupan seseorang kepada khalayak pembaca sekalian, terutama bagi para Seminaris yang mengenalnya.  

Agar pesan-pesan kehidupan dalam memoar kecil ini sampai dan bisa diterima oleh pembaca sekalian, penulis pun menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembacara dari berbagai lapisan masyarakat.

Menulis memoar tentang Nelly ini bukanlah pertama-tama tentang merangkum data-data terkait beliau, melainkan agar kita semua dapat belajar dari pesan-pesan kehidupan Nelly. Maka, semoga melalui memoar ini kita dapat menyerap detak kehidupan seorang Nelly dan selanjutnya mengalirkan pesan-pesan kehidupannya kepada orang lain. Selamat membaca.


lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter