Ad Unit (Iklan) BIG

Pelayanan Sejati vs Pelayanan Semu

Yesus Pelayan SejatiAda beberapa perbedaan antara pelayanan semu dan sejati :

Pelayanan Semu :
  1. Terpengaruh oleh “rencana yang hebat“. 
  2. Seseorang suka melayani, teristimewa bila pelayanan itu besar dan hebat. 
  3. Bersifat sementara. 
  4. Kalau ada proyek/tugas khusus yang harus dikerjakan, ia melayani. 
  5. Usai melayani maka ia beristirahat dengan senang. 
  6. Menuntut pahala lahiriah. 
  7. Ia perlu mengetahui apakah orang-orang melihat dan menghargai usahanya. 
  8. Ia mencari tepuk tangan manusia. 
  9. Ia menunggu untuk melihat apakah orang yang dilayani itu akan membalas dengan melayani dia. 
  10. Menentukan dan memilih siapa yang akan dilayani : kadang-kadang orang kaya dan berkuasa dilayani sebab itu pasti mendatangkan keuntungan; dan kadang-kadang orang yang miskin dilayani untuk menjaga citra kerendahan hati. 
  11. Dipengaruhi oleh suasana hati. 
  12. Ia hanya bisa melayani bila ada “perasaan mood“ untuk melayani (“digerakkan oleh Roh“, katanya, padahal “angin-anginan“/tidak stabil). 
  13. Kesehatan yang terganggu, adanya masalah dan tidur yang kurang akan menguasai keinginannya untuk melayani. 
  14. Melayani dengan rendah hati oleh karena memang diperlukan. 
  15. Menimbulkan keretakan dalam gereja (meruntuhkan gereja), karena berpusat pada diri sendiri. 
  16. Akibat yang ditimbulkand ari pelayanan ini ialah orang lain berhutang kepada kita dan pelayanan ini menjadi salah satu bentuk manipulasi yang paling licik dan merusak.
  17. Cara inilah yang mengakibatkan perpecahan dalam (tubuh) gereja.

Pelayanan Sejati
  1. Tidak membedakan mana pelayanan yang kecil dan mana pelyanan yang besar.
  2. Tanpa pandang bulu ia menyambut setiap kesempatan untuk melayani.
  3. Merupakan suatu gaya hidup. Pelayanan ini dilakukan karena pola hidup yang sudah mendarah daging.
  4. Timbulnya secara spontan untuk memenuhi keperluan sesama manusia.
  5. bukanlah sesuatu yang kita buat atau tampilkan, melainkan itulah gaya hidup kita.
  6. Merasa puas meskipun tidak diperhatikan oleh orang.
  7. Ia merasa sudah cukup bila Allah menyatakan kesenanganNya.
  8. Kesukaannya hanya untuk melayani (Lukas 17:10) [5] : Jika semua pelayan kita dilakukan di depan orang lain maka kita ini menjadi orang yang dangkal.
  9. Ketersembunyian merupakan penyangkalan keadaan daging dan bisa menghancurkan kesombongan.
  10. Melayani tanpa pandang bulu (Yakobus 2:1-9) [6].
  11. Ia tahu bahwa “perasaan untuk melayani“ sering bisa menghambat yang sejati.
  12. Ia tidak dikendalikan perasaan tapi mentertibkannya .
  13. Ia rela memaksa diri untuk melayani.
  14. Ia menaklukkan dirinya supaya taat kepada Allah dan rela menyangkal diri serta kedagingannya (I Korintus 9:27 [7], II Timotius 4:2) [8].
  15. Dilakukan dengan tenang dan sederhana namun menyasar pada kebutuhan orang lain : tidak seorangpun diwajibkan untuk membalas pelayanannya.
  16. Memiliki misi menarik, menyembuhkan dan membangun.
  17. Hasil dari pelayanan sejati adalah kesatuan gereja dan masyarakat.

___________________

[5] Luk 17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."
[6] Yak 2:1 Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. Yak 2:2 Sebab, jika ada seorang masuk ke dalam kumpulanmu dengan memakai cincin emas dan pakaian indah dan datang juga seorang miskin ke situ dengan memakai pakaian buruk, Yak 2:3 dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya: "Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini!", sedang kepada orang yang miskin itu kamu berkata: "Berdirilah di sana!" atau: "Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!", Yak 2:4 bukankah kamu telah membuat pembedaan di dalam hatimu dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat? Yak 2:5 Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia? Yak 2:6 Tetapi kamu telah menghinakan orang-orang miskin. Bukankah justru orang-orang kaya yang menindas kamu dan yang menyeret kamu ke pengadilan? Yak 2:7 Bukankah mereka yang menghujat Nama yang mulia, yang oleh-Nya kamu menjadi milik Allah? Yak 2:8 Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri", kamu berbuat baik. Yak 2:9 Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran.[7] 1 Kor 9:7 Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur dan tidak memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba dan yang tidak minum susu domba itu? [8] 2 Tim 4:2Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.



___________________________________________________________
Pelayanan Sejati
1 | 2 | 3
___________________________________________________________ 

lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

Subscribe Our Newsletter