Entri yang Diunggulkan

Kita Sedang Memproduksi Diri Kita Sendiri

Sejalan dengan Michel Foucault, di dunia postmodern, orang tak ingin menemukan dirinya sendiri, rahasia-rahasianya dan kebenarannya yang tersembunyi. Orang justru merasa diwajibkan untuk menciptakan dirinya sendiri. Melalui kemajuan teknologi transportasi dan komunikasi, relasi antar manusia semakin…

Saat Ratusan Sarjana Diluluskan

sarjana lulus

Saat ratusan sarjana diluluskan, terlahirlah manusia-manusia bebas berkelana: ada yang meretas dengan nilai pas-pasan pun banyak yang tuntas dengan cerdas. 

Di podium sana, para penjaga kata dan penjual pesona mengucap selamat dengan cermat, mengulangi nasihat para pendahulu: selamat, Anda sudah lulus! Selanjutnya silakan mengabdikan diri untuk negara dan bangsa!

Sayangnya, ini nada genbira tapi sekaligus was-was. Gembira karena pendidikan dan sistem yang mereka terapkan telah menelurkan ribuan, bahkan jutaan kaum terdidik yang kita namai sarjana. Mereka, kelak akan mengharumkan nama universitas tempat mereka menimba ilmu – sebagai alumni. Lagi, para dosen juga ada yang bersukaria karena mahasiswa/i yang kritis dan selalu menyulitkan mereka, kini telah pergi.

Fakta lain penabur suka cita ialah para mahasiswa yang kurang mampu secara intelektual kini telah meringankan beban para dosen – tentu setelah kami mereka “terpaksa” diluluskan. Waswas karena para penentu kelulusan para wisudawan/wati ini sungguh sadar bahwa para sarjana yang baru lulus ini belum bahkan tidak mengerti arti sesungguhnya dari pesan “mengabdi pada masyarakat”. 

Mereka juga sadar bahwa setelah lulus, entah dengan Summa Cum Laude atau sekedar Cum Laude atau bahkan Cuma Lodeh, para sarjana harus membayar utang kepada orang tua mereka lagi pula, dari ribuan calon tenaga kerja yang baru ini justru banyak tidak menjual di masyarakat.

Ini soal kualitas manusianya Bung!!!


1 2 3

Lusius Sinurat
lusius-sinurat
Berbagai ide dan gagasan yang sempat terekam, dituliskan dan dibagikan kedalam tema-tema, seperti Filsafat, Teologi, Budaya, Politik, Pendidikan, dll oleh Lusius Sinurat. Kritik dan Saran silahkan kirimkan via email [email protected].

Related Posts

2 komentar

  1. Sayangnya yang diluluskan tidak semuanya "Sarjana", dan menjadi sah ketika perilakunya memang tidak "sarjana" atau memang tidak mempunyai kekuatan sarjana. Terminologinya atau ekspetasinya yang harus dikoreksi .........???

    BalasHapus
  2. Terimakasih atas komentarnya, Pak Intri Siswandi from Cimahi.

    "Sayangnya yang diluluskan tidak semuanya "Sarjana", dan menjadi sah ketika perilakunya memang tidak "sarjana" atau memang tidak mempunyai kekuatan sarjana."

    Pernyataan yang mumpuni dan menohok. Terminologi yang dipakai tidak ada yang salah. Ekspektasi yang salah, ketika sarjana dipandang sebagai modal untuk kerja dan bukan bekal untuk hidup. Maka semua orang berlomba "lulus dari universitas mana?" dan bukan "lulus untuk lebih menjadi diri sendiri."

    BalasHapus

Posting Komentar

Komentar via email ke [email protected]






DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika Anda merasa artikel di Blog ini sungguh bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain lusius-sinurat.com. Terima kasih.

Subscribe Our Newsletter